Banjir


DEFINISI BANJIR :

Banjir adalah luapan air yang melebihi dari standart kapasitas akibat hujan yang terus-menerus, maupun luapan air pasang di laut, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah tepi pantai.


FAKTOR TERJADINYA BANJIR :


1. Faktor dari Aktifitas manusia:
   • Membangun rumah di bantaran kali atau tepi sungai.
   • Membuang sampah di sungai . Sehingga saluran mampet dan menyebabkan banjir.
   • Membangun pemukiman dengan tidak membangun sarana saluran air.
   • Penebangan pohon di hulu sungai terutama di tepi sungai.
   • Penataan lingkungan kota yang terus menerus akibat kebutuhan perumahan penduduk.
   • Membuang Sampah kesaluran air.
   • Banyaknya bangunan-bangunan bertingkat sehingga menyebabkan beban yang berat pada tanah.
   • Penggunaan atau pengambilanair tanah dalam.

2. Faktor dari Kondisi Alam:
   • Kondisi dataran rendah di Jakarta.
   • Air hulu menuju laut melalui 13 sungai di wilayah Jakarta.
   • Hujan turun melebihi kapasitas curah hujan.
   • Air hujan yang tercurah tidak teresap oleh tanah.
   • Terjadinya air pasang.
   • Terjadinya kenaikan permukaan air laut.


MENCEGAH BANJIR :

1. Pencegahan Bahaya Banjir
   • Usaha Yang Dilakukan Pemerintah
       Melakukan kegiatan untuk membersihkan sungai oleh petugai pengairan.
       Memelihara pintu air dengan baik sehingga pintu air itu tetap berfungsi dengan baik.
       Memberikan penyuluhan.
       Merencanakan dan melaksanakan prokasih (program kali bersih).
       Pemerintah membangun kantong-kantong air atau wadah-wadah untuk menampung air hujan.
       Pemerintah melakukan penertiban bangunan liar yang ada di bantaran sungai.
       Pemerintah menghimbau kepada masyarakat.
       Pemerintah memeberdayakan masyarakat dengan cara padat karya.
   • Partisipasi Masyarakat untuk mencegah terjadinya banjir
       Melakukan kerja bakti bersama secara berkala.
       Dihimbau agar masyarakat sadar jangan sampai buang sampah sembarangan.
       Mentaati peraturan yang telah ditetapkan pemerintah.
       Masyarakat sadar jangan melakukan aktivitas seperti membangun bangunan di bantaran kali.


2. Cara Menanggulangi Bahaya Banjir
   • Peran pemerintah :
       Menyiagakan posko penanggulangan banjir.
       Membuat talang-talang, menyediakan perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir yang terjebak.
       Menyimpan pompa-pompa air.

   • Peran Masyarakat :
       Saling menyampaikan bahaya banjir.
       Menyediakan prasarana yang dimiliki.
       Membantu mengumpulkan kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat yg terkena musibah banjir.
       Membantu pemerintah untuk melakukan pertolongan kepada korban banjir.


D. LOKASI-LOKASI RAWAN BANJIR :

1. Jakarta Pusat :
• Matraman Dalam
• Kalipasir Kwitang
• Pejompongan
• Jatipinggir
• Mangga Dua
• DLL

2. Jakarta Utara:
• Kapuk Kamal
• Pantai indah Kapuk
• Pluit
• Sunter Agung
• Kelapa Gading
• Sunter Jaya
• DLL

3. Jakarta Barat:
• Rawa Buaya
• Cengkareng
• Meruya
• Jati Pulo
• Duri Kepa
• DLL

4. Jakarta Selatan:
• IKPN
• Pulo Jaya
• Setia Budi Barat
• Bukit Duri
• Kebayoran Baru
• Kampung Melayu
• DLL





5. Jakarta Timur
• Pulo Mas
• Pulo nagka
• Rawa Bunga
• Cipinang Jaya
• Kramat jati
• Kampung Rambutan
• DLL


E. AKIBAT BAHAYA BANJIR :

1. Rumah tergenangair dan menjadi rusak.
2. Harta benda menjadi hancur.
3. Sungai akan menjadi dangkal akibat pinggiran kali atau sungai mengalami erosi.
4. Kerugian pada sector pertanian.
5. Lahan-lahan pertanian terkikis.
6. Prasarana umum menjadi rusak.
7. Hilang surat-surat berharga. Contoh: Ijazah, akta kelahiran, dll.
8. Menelan korban jiwa.
9. Mendatangkan penyakit diare dan DBD (Demam Berdarah Dengue)
10. Dan Lain lain

Sumber :
The Blue Deadz

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dapatkan artikel terbaru dengan email !